Skripsi dislipidemia dan obesitas

Trigliserid yang tinggi dapat menyebabkan peningkatan fibrinogen, faktor pembekuan dan viscositas darah. Lemak jenuh tunggal mempunyai pengaruh sedikit terhadap peningkatan kadar kolestrol darah, terdapat pada minyak jaitun, minyak biji kapas, minyak wijen. Berkurangnya aliran darah dan oksigen ini bisa dikarenakan adanya sumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah.

Manfaat olahraga yang teratur yaitu: Stress Secara sederhana stress dapat didefinisikan sebagai suatu keadaan dimana individu terganggu keseimbangannya. Dislipidemia juga berkaitan dengan penyakit kencing manis atau diabetes mellitus DM dimana pada penderita DM kadar gula dalam darah akan melebihi normal.

Bentuk LDL pada penderita DM lebih padat dengan ukuran yang lebih kecil yang sering disebut Small Dense LDL, sehingga akan lebih mudah masuk kedalam lapisan pembuluh darah yang lebih dalam, ini akan lebih berbahaya karena lebih bersfat aterogenetik lebih mudah menempel pada pembuluh darah dan lebih mudah membentuk plak.

Dislipidemia remnan. Oksidasi terjadi pada asam amino lisin dari apo B Kelompok sindrom resistensi insulin berisiko mengalami komplikasi makrovaskuler dan mikrovaskuler Tripllit et al.

Klasifikasi Diabetes Melitus (skripsi dan tesis)

Kilomikron yang sudah kehilangan sebagian besar trigliserid akan menjadi kilomikron remnant yang mengandung kolesterol ester dan akan dibawa ke hati. Pembuluh darah dikarenakan sudah mengalami penyempitan dan pengerasan oleh plaque kolesterol, maka bekuan darah ini mudah menyumbat pembuluh darah secara total yang dikenal sebagai aterosklerosis proses pembekuan plak pada pembuluh darah.

Selain mempurburuk profil lemak atau kolestrol darah, rokok juga dapat meningkatkan tekanan darah dan nadi. Tigliserida dan kolesterol dalam usus halus akan diserap ke dalam mukosa usus halus.

Tingkat tekanan darah harus konsisten, bukan sekadar rekaman sporadis. Olahraga yang dianjurkan adalah olahraga yang melibatkan otot-otot besar tubuh seperti paha, lengan atas serta pinggul,seperti senam, aerobic, jalan kaki, berenang, jogging, atau bersepeda. Orang yang mengalami obesitas, hipertensi, dislipidemia, dan meningkatnya inhibitor plasminogen activator— 1 sangat berisiko menderita diabetes.

Hiperkolesterolemia familial Kelainan ini bersifat autosomal dominan dan dalam bentuk homozigot maupun heterozigot. Faktor genetic, pola makan, gaya hidup, obesitas dan faktor lain. Lemak di usus halus yang berasal dari makanan, maupun yang berasal dari hati disebut lemak eksogen.

Dislipidemia merupakan masalah yang cukup penting karena termasuk faktor resiko utama penyakit jantung koroner. Jika aterosklerosis terjadi di dalam arteri yang menunju ke otak artericarotid maka akan menyebabkan stroke.

Kilomikron ini akan masuk ke saluran limfe dan akan masuk ke dalam aliran darah. Lemak Dan Kolesterol Dalam Makanan 1. Linolenat banyak terdapat pada minyak kacang kedelai. Merupakan senyawa lemak kompleks, kelebihan konsumsi kolesterol menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dalam hati.

Obesitas telah berkembang sebagai faktor resiko diabetes. Pada remaja mudah terjadi destruksi sel beta dan disertai ketoasidosis walaupun sel beta pankreas cukup memproduksi insulin Tripllit et al.

Hal ini semakin menjadi dengan kian membudayanya konsumsi makanan siap saji junk food aktu dalam kurun waktu satu decade ini. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Indonesia meneliti, bahwa pada tahunjumlah pasien penyakit jantung yang menjalani rawat inap dan rawat jalan di Rumah Sakit di Indonesia adalah Vitamin E sebagai antioksidan mencegah oksidasi mencegah oksidasi LDL sehingga tidak akan mampu membentuk plak dan sumbatan pada arteri.

HUBUNGAN DISLIPIDEMIA DENGAN HIPERURISEMIA PADA PENDERITA ARTRITIS GOUT

Kolesterol Kolesterol di dalam darah terutama diperoleh dari hasil sintesis di dalam hati endogen. Dislipidemia ditemukan sebagai dislipidemia sedang yang disebabkan hiperkolesterolemia poligenik, dislipidemia kombinasi, atau hipertrigliseridemia karena kegemukan atau penggunaan alkohol yang berlebihan.Dislipidemia selain sebagai salah satu faktor risiko utama aterosklerosis dan penyakit jantung koroner.

Dislipidemia juga menjadi salah satu komponen dalam trias sindrom metabolik selain diabetes dan. obesitas umum dan obesitas sentral dengan penyakit jantung koroner pada pasien di blu/rsup.

prof. dr. r. d. kandou manado download analisis morfologi koloni dan. Download JKMA. Artikel Penelitian. HUBUNGAN DISLIPIDEMIA.

HIPERTENSI DAN DIABETES. MELITUS DENGAN KEJADIAN. INFARK MIOKARD AKUT. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas diterbitkan oleh: Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat. a. obesitas abdominal adalah bentuk dari obesitas yang paling kuat berhubungan dengan sindroma metabolik.

Hal ini dapat terlihat secara klinis dengan meningkatnya lingkar perut. b. dislipidemia atherogenik bermanifestasi dengan penurunan kadar HDL. 7 BAB II TINJAUAN PUSTAKA Dislipidemia Epidemiologi Banyak penelitian hingga saat ini menemukan bahwa dislipidemia sebagai penyebab morbiditas, mortalitas, dan.

Orang yang mengalami obesitas, hipertensi, dislipidemia, dan meningkatnya inhibitor plasminogen activator– 1 sangat berisiko menderita diabetes. Kelompok sindrom resistensi insulin berisiko mengalami komplikasi makrovaskuler dan mikrovaskuler (Tripllit et al., ).

Skripsi dislipidemia dan obesitas
Rated 0/5 based on 92 review